Postingan

Menampilkan postingan dengan label opini cerita

Anak Kami

Gambar
Dalam blog ini, sekalipun aku belum pernah menulis sesuatu tentang ASI ataupun bayi. Aku juga kaget kenapa bisa nulis tentang ASI. Motivasinya  setelah membaca buku Catatan AyahASI yang direkomendasikan oleh salah seorang kawan yang sudah duluan punya momongan. Sejak awal kehamilan istriku sampai saat sekarang ini, kami berdua terus rajin mencari informasi mengenai kehamilan, persalinan, perawatan dan pendidikan untuk bayi kami nanti. Salah satunya adalah dengan membaca buku. Saat pertama kali direkomendasikan, aku enggak yakin bakal tertarik melahap isi buku Catatan AyahASI. Sebab, aku pikir kami sudah punya orang-orang yang lebih berpengalaman di sekitar kami dalam hal-hal yang berhubungan dengan bayi. Namun, ternyata banyak tulisan-tulisan yang mencengangkan (dalam arti positif) dalam buku ini. Ternyata kami banyak enggak tahunya selama ini tentang kehamilan dan bayi. Inisiasi Menyusui Dini (IMD), kolostrum, ASIX, ASIP, MPASI adalah istilah-istilah yang tentu t...

Proxmox VE 3.3?

Kami menggunakan Proxmox VE sejak versi 2.1 dan terus menggunakannya hingga versi 2.3. Selama menggunakan Proxmox VE, jelas OS virtualisasi ini memang asyik untuk dioprek. Selain karena berbasis Debian, fitur yang ditawarkan juga sangat membantu pekerjaan administrasi IT. Dengan tambahan utak-atik, Proxmox VE 2.3 kami siapkan untuk jadi production server . Namun, ada fakta menarik dari pemasangan ( installation ) Proxmox VE 3.3 hari ini. Dalam dokumen langganannya ( subscription document ), disebutkan bahwa Proxmox VE 3.3 tidak dianjurkan untuk digunakan sebagai production server tanpa berlangganan. Mengapa? karena tidak akan ada pemutakhiran yang stabil yang didapat untuk versi tidak langganan. Satu-satunya cara agar mendapat versi pemutakhiran stabil hanya dengan berlangganan. Untuk langganan community level , harganya dibanderol 4.16 Euro per bulan per Socket-CPU (Server). Jika ada 2 server dengan 3 socket CPU (24 Core), maka harga yang harus dibayar selama setahun adalah 299.5...

Power Rangers Sekalipun

Beberapa bulan lalu, aku dipercaya untuk menjadi pemateri pada perhelatan salah satu komunitas di kampusku. Aku harus membawakan materi seputar "Perubahan & Kepemimpinan". Apalah aku ini didaulat untuk membawa topik yang demikian ini, padahal pribadiku belum sejengkal mendekati pemimpin yang merubah. Namun, sebagai langkah awal, aku memenuhi panggilan hati untuk menjadi pemateri bahasan tadi. Salah satu jargon yang aku keluarkan pada saat menjadi pemateri adalah Satria Baja Hitam . Ya, beliau ini adalah salah satu tontonan wajib jaman aku SD dulu. Filosofinya adalah Kotaro Minami saja harus berubah dulu jadi Satria Baja Hitam untuk bisa mengalahkan musuh-musuhnya. Lantas kemudian, apa alasan kita untuk tidak berubah? Bukankah musuh-musuh kita (untuk maju) banyak? Bahkan diri kita sendiri (adalah musuh)? Kini aku tambah satu jargon lagi yang juga tontonan wajib waktu jaman SD yaitu Power Rangers (kena UU HAKI gag ni ya?). Ya! (lagi), beliau-beliau ini ternyata me...

Posting Lewat Email Pada Blogspot

Gambar
Halo kawan-kawan blogger. Rasanya sudah lama aku tidak menyapa kawan-kawan melalui tulisanku di halaman sederhana ini. Hari ini aku mencoba fitur Blogspot-nya Google yang sebenarnya sudah lama ada, tapi jarang aku gunakan. Fitur itu disebut dengan "Posting using Email". Apa dan kenapa aku pakai fitur ini? Silahkan disimak berikut ini. Sebelumnya, untuk menulis dan mengunggah tulisan ke weblog , aku menggunakan browser Mozilla Firefox yang ditambahi addon "Scribefire". Aku sangat nyaman menggunakan addon ini karena aku dapat membuat tulisan tanpa khawatir tertunda karena koneksi internet tidak ada. Aku dapat menulis secara luring ( offline ) dan aku gunakan addon ini selama dua tahun. Nanti ketika terkoneksi ke internet, barulah tulisan itu diunggah dan dipublikasikan. Mulai 2011, Scribefire yang aku pasang bertingkah aneh. Mulai dari sulit (bahkan gagal) koneksi dengan blog sampai gagal...

Buku-buku FOSS sulit didapat?

Mungkin kawan-kawan komunitas FOSS merasa sulit untuk mendapatkan buku-buku mengenai FOSS. Ada buku mengenai FOSS tapi tidak membahas topik secara mendalam. Topik buku juga sangat sedikit variasinya, biasanya seputar pemrograman atau administrasi jaringan dan server. Sehingga komunitas FOSS yang mencoba menggembangkan minat lain, seperti desain grafis atau bahasa program lainnya, kesulitan untuk dapat literatur yang baik.