Postingan

Apa Yang Anda Dapatkan Dari VIM?

Oke, sudah lama sekali rasanya tidak menulis di blog ini. Tulisan terakhir pada blog ini tertanggal 9 Januari 2014 tentang screencast game DOTA 2 yang aku mainkan. Setelah hampir 10 bulan lamanya tidak menulis, hari ini aku  coba mulai lagi menulis di blog ini. Mudah-mudahan bisa rajin kembali. Doakan saja. Oya, maaf kalo tulisan ini sedikit maksa, karena pengen cepat-cepat posting walaupun isinya ntah apa. VIM adalah teks editor yang cukup populer di kalangan pengguna sistem operasi Unix-Like. Aku sendiri saat ini menggunakan Ubuntu GNU/Linux 14.04 ( Codename : Trusty Tahr). Aku benar-benar tak ingat kapan pertama kali tertarik menggunakan VIM sebagai editor teks. Setiap kali ada diskusi dan pelatihan Linux, aku selalu pakai VIM sebagai editor teks. Penggunaan VIM pun selalu aku sarankan kepada kawan-kawan yang ikut diskusi. Jika diskusi tentang pemrograman, aku juga menggunakan VIM sebagai editor (IDE). Beberapa tulisan di blog yang memuat tentang bagaimana VIM bisa dijadikan I...

Dota 2 : Ancient Apparation

Gambar
Halo!  Kali ini konten yang beda dengan tulisan-tulisan sebelumnya. Biasanya tulisan cuma disertai dengan gambar. Sekarang coba-coba tambah dengan video. Tulisan ini sambungan dari tulisan kemarin soal Kesibukan Baru . Ini video pertama yang direkam ketika main Dota 2. Komputerku menggunakan Ubuntu 12.04 sebagai sistem operasi. Perangkat lunak yang digunakan untuk merekam adalah SimpleScreenRecoder . Aplikasi ini cukup mudah digunakan untuk melakukan rekaman pada tampilan desktop. Featuring : Amatir & Signature Ranked Match

Mengubah Format Video / Audio di Ubuntu 12.04

Biasanya aku mengubah format video/audio pada GNU/Linux menggunakan aplikasi ffmpeg . Namun, jika kita menggunakan ffmpeg saat ini, maka akan muncul peringatan bahwa program ini telah usang ( deprecated ). Pada peringatan tersebut juga muncul saran untuk menggunakan avconv sebagai tool pengganti ffmpeg . Untuk dapat menggunakan avconv pada Ubuntu 12.04, kita perlu memasang paket libav-tools . $ sudo apt-get install libav-tools Contoh penggunaan avconv untuk mengubah format video/audio : Mengubah video mkv menjadi mp4 $ avconf -i file_input.mkv -c:a copy -c:v copy file_output.mkv Tautan penting : [1] http://libav.org/avconv.html [2] http://www.roxlu.com/2013/002/converting-video-audio-using-avconv

Kesibukan Baru

Gambar
Selama ini mungkin kawan-kawan akan mengetahui saya dengan kesibukan saya berkutat dengan hal-hal yang berbau Open Source terutama GNU/Linux. Memang dalam pekerjaan, aku dituntut untuk mengetahui hal-hal berhubungan dengan GNU/Linux. Sepanjang tahun 2013 juga aku masih terus belajar programming/scripting dengan Bash, Perl dan Python. Memang belum bisa dibilang mahir sih, tapi mudah-mudahan banyak membantu di pekerjaan. Di penghujung 2013, aku menemukan kesibukan baru yang sebenarnya tak terlalu baru (aneh bukan? hehehe) yaitu main game. Dari kecil aku memang suka main game. Kalo enggak salah dari mulai SD sudah mulai main game dan kebiasaan main game terus terbawa sampai dewasa. Sejak dari jaman SMA sampai kuliahan adalah masa-masa paling candu dengan game. Lepas masa kuliah adalah masa hiatus karena sibuk dengan karir. Setelah tiga tahun, aku menemukan kembali kegemaran lama untuk bermain game. Berawal dari Bulan Juli 2013 ketika berubah statusnya DOTA 2 dari game berbayar menja...

Vim sebagai IDE Python

Saat ini aku sedang mempelajari bahasa pemrograman Python. Bahasa yang menurutku cukup menarik karena mudah mempelajarinya serta dukungan pustaka yang banyak.  Untuk memudahkan pembelajaran, pada tahap awal aku menggunakan IDE Eclipse + PyDev. Beberapa fitur Eclipse, seperti Auto Indent dan Auto Completion sangat membantu belajar Python. Namun Eclipse memakan sumber daya (CPU dan Memori) cukup besar. Mungkin karena IDE ini berbasis Java. Alhasil, komputer terasa agak lambat kalau aku membuka beberapa aplikasi sekaligus. Berbekal pengalaman menggunakan Vim, Aku memutuskan untuk menjadikan Vim sebagai alternatif IDE. Vim sudah aku gunakan sejak awal-awal berkenalan dengan GNU/Linux. Vim juga multiplatform , jadi bisa dipasang di Microsoft Windows atau sistem operasi yang didukung lainnya. Kekuatan Vim utamanya ada pada penggunaan tombol-tombol keyboard sebagai shortcut perintah-perintah dan modifikasi pada file vimrc . Untuk dapat menggunakan Vim sebagai IDE Python, kita h...

Power Rangers Sekalipun

Beberapa bulan lalu, aku dipercaya untuk menjadi pemateri pada perhelatan salah satu komunitas di kampusku. Aku harus membawakan materi seputar "Perubahan & Kepemimpinan". Apalah aku ini didaulat untuk membawa topik yang demikian ini, padahal pribadiku belum sejengkal mendekati pemimpin yang merubah. Namun, sebagai langkah awal, aku memenuhi panggilan hati untuk menjadi pemateri bahasan tadi. Salah satu jargon yang aku keluarkan pada saat menjadi pemateri adalah Satria Baja Hitam . Ya, beliau ini adalah salah satu tontonan wajib jaman aku SD dulu. Filosofinya adalah Kotaro Minami saja harus berubah dulu jadi Satria Baja Hitam untuk bisa mengalahkan musuh-musuhnya. Lantas kemudian, apa alasan kita untuk tidak berubah? Bukankah musuh-musuh kita (untuk maju) banyak? Bahkan diri kita sendiri (adalah musuh)? Kini aku tambah satu jargon lagi yang juga tontonan wajib waktu jaman SD yaitu Power Rangers (kena UU HAKI gag ni ya?). Ya! (lagi), beliau-beliau ini ternyata me...

Posting Lewat Email Pada Blogspot

Gambar
Halo kawan-kawan blogger. Rasanya sudah lama aku tidak menyapa kawan-kawan melalui tulisanku di halaman sederhana ini. Hari ini aku mencoba fitur Blogspot-nya Google yang sebenarnya sudah lama ada, tapi jarang aku gunakan. Fitur itu disebut dengan "Posting using Email". Apa dan kenapa aku pakai fitur ini? Silahkan disimak berikut ini. Sebelumnya, untuk menulis dan mengunggah tulisan ke weblog , aku menggunakan browser Mozilla Firefox yang ditambahi addon "Scribefire". Aku sangat nyaman menggunakan addon ini karena aku dapat membuat tulisan tanpa khawatir tertunda karena koneksi internet tidak ada. Aku dapat menulis secara luring ( offline ) dan aku gunakan addon ini selama dua tahun. Nanti ketika terkoneksi ke internet, barulah tulisan itu diunggah dan dipublikasikan. Mulai 2011, Scribefire yang aku pasang bertingkah aneh. Mulai dari sulit (bahkan gagal) koneksi dengan blog sampai gagal...